*Cerpen* edisi Februari 2026

BULETIN FEBRUARI 2026

Melisa

2/27/2026

Suasana pagi yang,dingin, dan udara yg segar. Kubuka lembaran baru pada pagi hari ini. Ini aku annie salam kenal. Aku salah satu Siswi SMPN 19 kota Bengkulu yang sedang duduk di bangku kelas VIII SMP. Menyambut bulan ramadhan sangat menyenangkan. Saat sahur, tarawih, berbuka puasa, maupun tadarusan. Itu Adalah waktu yang selalu di tunggu-tunggu.

Suatu hari, saat aku pergi ke sekolah aku bertemu temanku yang sedang terjatuh dari motor. Namanya adalah Lea. Ia terluka dan meratapi benda mati yang sudah lecet dan pecah. Tentu saja aku berinisiatif untuk memberikan Ia bantuan. Aku pun pergi ke warung dan melihat sekelompok orang yang tidak berpuasa. Ada yang membeli air putih, jajanan dan juga rokok.

"Masih pagi udah ada aja yg gak puasa." Ucapku di dalam hati.

Aku lanjut dengan tujuan ke warung untuk membeli obat Lea dan langsung pergi

"Ini obatnya dan plasternya. aku ga bisa lama-lama yah Lea. Soalnya aku harus pergi ke sekolah. Uda ya.” Kataku kepada Lea.

Lea pun langsung mengambil obat yang di berikan oleh ku dan berterimakasih.

Lalu aku pun langsung bergegas pergi ke sekolah. sesampainya di sekolah.

"Hampir saja terlambat." ucapku sambil menghela nafass.

Aku pun ke kelas dan melaksanakan piket membersihkan kelas. Kemudian belajar seperti biasa. Dimulai dengan berdo'a sebelum belajar, mendengarkan, membaca, memahami, dan mencatat.

Saat menjelang siang, aku merasa tenggorokanku mulai kering. Rasa haus mulai menghantui dan pikiran pun mulai kemana-mana. Aku berhalusinasi saat melihat pembersih kaca seperti es jeruk. Aku memilih berhenti untuk belajar dan istirahat sejenak. Tak lama aku juga tak sengaja melihat ke arah orang yg tidak berpuasa. Mereka sedang makan dan minum. Aku pun langsung buang muka.

"Apasih. lagi lagi kayak seperti ini." ucapku

Aku masuk ke kelas dan mulai belajar lagi. Aku merasa bosan dan melihat jam kemudian mengajak teman sebangkunya bermain game nasi goreng, pizza, telkomsel, XOX dan TOD. Tak lama bel pulang pun berbunyi.

Siswa-siswi pun dipersilahkan untuk pulang. Di jalan aku banyak sekali menemukan org yang sudah mokel. Istilah orang yg berbuka puasa sebelum waktunya. Karna tidak tahan lagi dan mungkin memang tidak puasa. Sepulang sekolah aku pun langsung ke kamar.

"Aku pulang." ucap annie dengan rasa capek.

Aku melihat jam menunjukkan pukul 16.00. Masih ada dua jam lagi aku harus menunggu. Aku mencari kegiatan dengan bermain bersama teman. Aku bermain bola, petak umpet, lempar sendal, dan lompat karet sambil menunggu waktu berbuka. Tidak terasa ternyata sudah jam 18.00.

"Wah ternyata seru juga ya main gini saat puasa". Kataku kepada temanku.

Aku pulang dan meninggalkan temannya seraya berkata "Besok kita main lagi ya."

Aku bersiap mandi dan menyiapkan makanan dan minuman untuk berbuka puasa. Tak terasa sudah waktunya berbuka.

"Allahumma lakasumtu wabika amantu waalariskika aftartu birohmatikaya arhama rohimin."

Sesudah berbuka aku sholat magrib bersama keluarga. Setelah sholat magrib aku pun bersiap untuk tarawih dan tadarusan.

Akhirnya aku mampu melewati satu hari berpuasa dengan tetap bertahan tanpa makan dan minum.

SABAR DI BULAN RAMADHAN

Melisa

2/27/2026